Berbagi Tips Apotek Hebat ala Webinar S1 Farmasi Al-Irsyad

Tidak bisa dipungkiri, kebebasan masyarakat untuk berkumpul dan berinteraksi langsung yang sejatinya merupakan hak asasi kini banyak terkebiri sejak pandemi COVID-19 menginfeksi bumi. Anjuran meminimalkan aktifitas di luar rumah dan larangan untuk berkumpul demi menekan resiko penyebaran virus corona mengakibatkan acara dan event seperti seminar, workshop dan sejenisnya menjadi sangat rentan diadakan. Hal inilah yang menjadi asbabun nuzul menjamurnya seminar-seminar virtual sebab opsi tersebutlah yang paling masuk akal.

Adaptif dengan tren perubahan pola interaksi dan komunikasi, S1 Farmasi STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap menginisiasi webinar dengan tema anti-mainstream. Jika pada umumnya, civitas akademika berlatar belakang kesehatan mengadakan seminar daring dengan tema yang berkutat seputar COVID-19, S-1 Farmasi memilih untuk mengetengahkan tema yang berpotensi menggerakkan perekonomian sekaligus menjadi inspirasi bagi para pharmacist. Dikemas dalam tema besar “Pharmaceutical Business Hack”, webinar ini mengambil judul “Jurus Meramu Apotek Menjadi Idaman Konsumen”. Selain berbagi tips dan trik, acara ini menjadi ajang promosi untuk menunjukkan bahwa lulusan farmasi memiliki spektrum yang luas dalam pengembangan karir di masa depan.

Sebagai event pertama, awalnya panitia yang dikoordinatori oleh Andi Tenri Nurwahidah, M.Pharm.Sci tidak memasang target jumlah peserta yang muluk-muluk. Namun, Bak gayung bersambut, kesungguhan seluruh panitia diganjar dengan terpenuhinya seluruh kuota peserta sebanyak 300 orang hanya dalam waktu 8 jam. Tingginya antusiasme peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia termasuk Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi membuat webinar yang semula rencananaya dilakukan hanya melalui aplikasi Zoom, juga dilangsungkan via live Youtube.

Setelah dibuka oleh sambutan Wakil Ketua II STIKES Al-Irsyad, apt. Septiana Indratmoko, M.Sc, zoominar yang dimoderatori oleh Maulidina Inten, S.Farm, alumni berprestasi S1 Farmasi yang kini melanjutkan profesi apoteker di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, memasuki sesi penyampaian materi. Adalah CEO Apotek Desa, apt. Tri Fitri Yana Utami, M.Sc yang mendapat kesempatan pertama yang untuk memaparkan materi. Apoteker yang juga dosen program studi S1 Farmasi ini mengelaborasi mengenai manajemen apotek melalui literasi sosial media untuk memperkuat engagement dengan pelanggan. Materi yang tidak kalah menarik juga disampaikan oleh CEO Apotek Utama, apt. Asep Nurrahman Y., M.Farm, sebagai pemateri kedua. Dosen muda Prodi D3 Farmasi ini memberikan penekanan mengenai strategi efektif untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

Dua jam berlalu, paparan materi yang juga diikuti dengan sesi tanya-jawab akhirnya berakhir dengan apresiasi tinggi dari seluruh peserta. Total peserta webinar mencapai 792 orang yang berasal dari berbagai latar belakang seperti siswa SMA, SMK, SMF, mahasiswa jenjang S1 dan masyarakat umum. Antuasiasme dan atensi luar biasa ini tentu menjadi pecut semangat civitas akademika Farmasi untuk terus menebar kebaikan meski di tengah pandemi yang tak kunjung berkesudahan, sebab mereka meyakini Tuhan Yang Maha Memudahkan tidak mungkin membiarkan niat baik berjalan tanpa dukungan.

Post comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2016 Program Studi Farmasi | STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap. All rights reserved.