Farmasi STIKES AIAIC Gelar Seminar Nasional 2019

SEMINAR NASIONAL PRODI S1 FARMASI 2019

Giat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap (STIKES AIAIC) untuk terus andil dalam mengentaskan persoalan-persoalan kesehatan dimasyarakat bak aliran sungai tak berujung. Penyakit Diabetes Mellitus atau populer dengan sebutan ‘Penyakit Gula’ yang tidak pandang bulu menggerogoti berbagai lapisan masyarakat menjadi momok menakutkan dengan prevalensi penderita yang selalu meningkat setiap tahun. Tidak hanya harus menjalani terapi insulin dengan biaya tinggi, penderita diabetes perlahan namun pasti akan mengalami gangguan ginjal, jantung, hipertensi sehingga sering berujung kematian.

Berlandaskan semangat ‘wata’awanuu’alalbirriwattaqwa’, Farmasi STIKES AIAIC bekerjasama dengan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) mengambil inisiatif untuk mengadakan Seminar Nasional bertajuk “Paradigma Baru Patient Centered Care dalam Terapi Diabetes Mellitus: Penerapan Sains Kesehatan Inovatif untuk Masyarakat Indonesia”. Seminar yang berlangsung Sabtu, 31 Agustus 2019 di Ballroom Hotel Dafam Cilacap diikuti oleh 210 peserta dari kalangan akademisi dan praktisi dari berbagai daerah serta masyarakat umum.

Demi mengupas tuntas penyakit diabetes, panitia yang diketuai Moh. Munir Amri di bawah komando Andi Tenri Nurwahidah, M.Pharm.Sci menghadirkan Dr. dr. Pugud Samudro, Sp.PD-KE untuk mengelaborasi penyakit diabetes dari sudut pandang medis dan Dr. Nanang Munif Yasin., M.Pharm., Apt untuk memberikan penjelasan dari perspektif  sains.

Pada sesi pertama, dr. Pugud menyampaikan materi mengenai pengelolaan diabetes secara komprehensif dan peran serta tenaga kesehatan dalam konteks Patient Centered Care. Beliau mengungkapkan bahwa diabetes merupakan penyakit yang hampir mustahil disembuhkan sehingga pencegahan melalui pola hidup sehat menjadi faktor kunci menghindari penyakit ini. Selain itu, tenaga kesehatan khususnya pharmacist didorong agar tidak hanya memberikan obat tetapi juga merangkul pasien untuk meningkatkan kepatuhan berobat melalui konsep Patient Centered Care. “Semoga muda-mudi farmasi yang hadir disini menjadi agen penular semangat pola hidup sehat di masyarakat”, harap ‘The One and Only’ dokter konsultan Endokrin se-Banyumas, Cilacap dan Purwokerto di akhir presentasinya.

Disesi kedua, Dr. Nanang dari Universitas Gadjah Mada menitikberatkan penjelasan pada aspek kerusakan organ pankreas dan penyebab utama tidak terproduksinya hormon insulin sehingga memicu diabetes. Dengan gaya santai ala milenial, beliau juga memaparkan bahaya ketidakcocokan hormon insulin yang disuntikkan saat terapi dengan pankreas pasien dapat berujung kerusakan pankreas. Dosen dengan background keilmuan farmasi klinis ini menutup paparan ilmiah berbalut canda tawanya dengan mengutip istilah ‘Prevention is better than cure’.

Seusai presentasi dari keynote speaker, acara berlanjut dengan seminar seri paralel dari pemakalah. Presenter yang dominan berasal dari kalangan mahasiswa Farmasi STIKES AIAIC memaknai presentasi karya ilmiah tersebut sebagai sarana publikasi hasil penelitian sekaligus meningkatkan kemampuan public speaking sebagai bekal penting di era globalisasi.

Ditemui setelah acara, Ka. Prodi S1 Farmasi, Septiana Indratmoko, M.Sc., Apt selaku inisiator sekaligus penasehat dan penanggung jawab kegiatan mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, PAFI, dosen-dosen Farmasi dan seluruh pihak yang telah bekerja keras demi kelancaran seminar. Lulusan Universitas Gadjah Mada ini juga membeberkan rahasia sukses acara. “Selain saya memang mengandalkan semangat anak-anak ini, kami di Farmasi menumbuh-suburkan prinsip saling mendukung dan melengkapi”, pungkasnya. Indratmoko berharap kedepan akan ada seri seminar nasional yang lebih besar, bahkan tidak menutup kemungkinan STIKES AIAIC akan menjadi host seminar Internasional dimasa-masa akan datang.

Post comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

© 2016 Program Studi Farmasi | STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap. All rights reserved.