TANGAN DINGIN FARMASI DALAM OPTIMALISASI SUMBER DAYA BAHARI

Gambar Produk Farmasi 3B
Gambar Produk Farmasi 3A

              Predikat sebagai Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) tidak membuat “Kampus Hijau“ AIAIC terkungkung di zona seputar pengobatan dan pelayanan kesehatan. Lokasi kampus yang tidak jauh dari pesisir pantai selatan Pulau Jawa melahirkan inisiatif untuk mendorong berbagai inovasi dalam pemanfaatan sumber daya kelautan menjadi produk dengan nilai ekonomi lebih tinggi. Secara tidak langsung, usaha tersebut juga mendukung konsep “Poros Maritim” pemerintah yang mencanangkan laut sebagai instrumen penting kebangkitan geo-ekonomi bangsa.

            Program studi S-1 Farmasi mentransformasi ide perluasan manfaat hasil kelautan tersebut melalui mata kuliah Produk Farmasi Kelautan. Tujuannya tidak lain untuk mengelaborasi potensi nilai tambah dari tangkapan nelayan agar tidak berhenti pada penjualan bahan mentah maupun produk-produk olahan mainstream. Dikomandani oleh Septiana Indratmoko, M.Sc, Apt. dan Yuhansyah Nurfauzi, M.Si, Apt., mahasiswa dituntut dan diarahkan untuk memberikan sentuhan-sentuhan manis untuk optimalisasi produk. Pada kesempatan ini mahasiswa membuat produk yang bertemakan “Pangan” dan pada tahun sebelumnya bertemakan “Produk Kosmetik”. Berbekal bahan dasar ikan, yutuk, udang dan rumput laut, mahasiswa-mahasiswi berhasil menciptakan berbagai panganan kreatif seperti nugget, bakso, bakpia, bronis, tahu, risol, sambal ikan, sambal goreng, somay  dan abon. Tidak hanya bernilai gizi dan ekonomis tinggi, keseluruhan produk diberi nama dan kemasan menarik untuk memantik daya tarik. Beberapa panganan juga dimodifikasi sehingga memiliki waktu simpan lebih lama dibanding olahan-olahan komersial lainnya.

Kolaborasi dosen pengampu dan mahasiswa dalam menghasilkan produk unggulan merepesentasikan kesungguhan Farmasi STIKES AIAIC dalam mengasah inovasi. Tidak hanya itu, hasil-hasil tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sehingga dapat memperluas segmentasi pasar olahan hasil laut yang berujung pada peningkatan pendapatan. Keseluruhan usaha-usaha tersebut merupakan wujud komitmen STIKES AIAIC untuk menghasilkan generasi khairu ummah yang tidak hanya terampil dibidangnya, tetapi juga memiliki sense of creativity ketika mengabdi untuk negeri. Tenri N//

Post comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

© 2016 Program Studi Farmasi | STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap. All rights reserved.